Saat teduh 20.03.26
Amsal 20:24 (TB) Langkah orang ditentukan oleh TUHAN, tetapi bagaimanakah manusia dapat mengerti jalan hidupnya?
Ada banyak hal yang terjadi dalam hidup kita. Dari hal yang kecil sampai yang besar, dari hal yang mungkin masih masuk akal, sampai yang ada di luar logika kita. Tapi itu semua terjadi begitu saja, tanpa minta persetujuan kita. Apakah kemudian nanti kita bisa melaluinya, apakah itu akan menyenangkan bagi kita atau tidak. Tapi semuanya terjadi begitu saja kan? Bahkan mungkin sampai hari ini masih banyak hal yang terjadi dalam hidup kita yang menyisakan pertanyaan dan kita belum juga menemukan jawabannya. Seperti teka-teki panjang yang tidak akan pernah selesai. Kalau kita terus berusaha menyelesaikan pertanyaan yang ada dengan kemampuan berfikir kita, kita sendiri yang akan lelah dan tersesat di dalam pemikiran kita sendiri.
Kadangkala peristiwa yang terjadi dalam hidup membuat orang mulai mempertanyakan alasanya dan tujuannya mengapa terjadi dalam hidup mereka dan kemudian mengukurnya dengan logika sendiri. Lalu kemudian bertanya "kenapa Tuhan? " Berharap jawaban yang akan diterima, muncul dalam bentuk yang mereka harapkan. Tapi ternyata tidak demikian adanya. Dan lalu tidak jarang, ketika pertanyaan ini dilontarkan, tapi belum menemukan jawaban seperti yang diinginkan, lahirkan perasaan kecewa pada keadaan atau bahkan kepada Tuhan. Atau timbul overthinking, karna menduga-duga hal yang akan terjadi, padahal belum tentu terjadi sebenarnya. Semuanya terjadi karna satu hal, yaitu kita mencoba memahami semuanya dengan pemikiran kita yang sangat terbatas.
Jika kita mau belajar dari ayat firman Tuhan diatas, bahwa kita perlu benar-benar menyadari bahwa : Tuhanlah yang menentukan langkah manusia itu. Tuhan yang mempunyai rancangan dan pemikiran yang tidak terbatas, sehingga tidak terjangkau oleh pemikiran manusia. Jadi, berhentilah menjadikan logikamu sebagai tolak ukur apa yang sedang terjadi dan apa yang akan terjadi. Mari coba tundukkan pemikiranmu sendiri dibawah pemikiran Tuhan. Kenallah Tuhan dan sifat dan karakternya melalui firman-Nya supaya kita tertolong untuk menjalani hidup kita.
Sadari bahwa apapun yang terjadi dalam hidup kita adalah baik dalam rancangan Tuhan. Tuhan tidak pernah merancangkan hal yang buruk terjadi dalam hidup kita ( Yeremia 29:11). Pastikan saja bahwa kita tidak melenceng dari apa yang Tuhan rencanakan bagi kita. Selalu kembali kepada firman Tuhan yang menjadi tolak ukur atas segala sesuatu di hidup kita. Tuhan tidak pernah meminta kita untuk memahami Tuhan dengan logika kita, tapi Tuhan minta kita percaya saja (Amsal 3:5-6) dan menyerahkan segala kekuatiran kita pada Nya (1 Petrus 5:7) .

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda