Aku kembali teringat beberapa minggu yang lalu dalam sesi PA dengan seorang kakak rohani .
waktu dia nanya, " Damai gak hidup di dalam Tuhan??? "
Kalo dari segi sistematis, teori jelas aja dengan gampang saya pasti jawab "Iya.."
Karna memang harus nya yahh.. gitu.
Tapi pernah ga sih ngerasa kayak gini :, ".. kadang ngerasa gak nyaman di keputusan yang di ambil, meskipun kita tau keputusan yang kita ambil adalah benar.."
Contohnya gini:
Aku punya seorang teman, dia seneng banget cerita, saking seneng nya dia cerita, lama kelamaan yang dia ceritain itu tentang orang lain alias "menggosip" dan aku tuh paling gak suka kalo dia sudah mulai menyalurkan "hobby" nya yang satu ini. ini sangat mengganggu buat ku.bukan nya mau sok suci atau gimana yahh, tapi aku tau ending-ending nya dia bakal tanya gimana pendapat mu?? dan aku akan bilang, ngabis2in waktu aja kalo ngebahas yang ga penting, dan ga tentu kebenarannya dan yang paling parah lagi, nambah2in sakit hati untuk hal2 yang di anggap benar sama dia sendiri, asli.. aneh menurut aku.
teman aku satu ini sebenarnya juga tau kalau aku gak suka diajak menggosip, tapi mungkin karena dia udah gak punya tempat lain untuk menyalurkan hobby nya, jadilah aku yang menjadi tempat curhatannya.
Sekali dua kali aku bilang ke dia untuk berhenti, karna kadang apa yang dia ceritain itu bener2 hasil pandangan sepihak dari dia. dan kalo aku udah ngomong gitu, dia pasti emosi, katanya aku gak bisa di ajak temen curhat lah, dibilang aku yang gak bisa ngertiin perasaan dia lah, dan masih banyak lagi.
Disisi lain saya males dengan kondisi ini yang terus menerus, tapi disisi lain aku juga kasihan sama dia yang tidak ada teman cerita, dan lebih kasihan lagi karna aku pikir ada sesuatu yang gak beres dengan dia, entah itu latar belakang nya, atau hari2 nya atau apalah, tapi aku ngerasa ada sesuatu yang harus di beresin lah
Hari ini aku belajar bahwa banyak hal yang si iblis kerjakan lewat pandangan2 manusia di dunia ini. dan kadang kita "terjebak" dan kadang "menjebakkan" diri kita dengan alasan bahwa kita masih manusia.
kita takut, malu, merasa ditolak dan masih banyak lagi.
Firman Tuhan Berkata di Yesaya 43:4 bahwa kita ini berharga dimata-Nya. lalu mengapa kita tidak yakin??lalu mencari harga dari manusia di bumi ini?? Kedagingan kita menolaknya. dan Galatia 5:17 berkata : Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging-- karena keduanya bertentangan-- sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
Memang kenyataan nya selalu menyenangkan melakukan hal-hal kedagingan. dan dunia ini akan sangat gampang untuk menerima kita.
TAPI.... ingatlah lagi tujuan hidup kita, pandanglah kepada siapa kita harusnya mengharapkan "penerimaan" itu. Tuhan yesus adalah tujuan kita, senangkan Dia dengan apa yang kita punya. miliki hubungan yang dekat dengan Dia sehingga kita semakin tau apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita, mana yang berasal dari Allah dan mana yang berasal dari sijahat. Matius 26:41 berkata " berjaga-jagalah dan berdoalah,supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar