Selasa, 29 Oktober 2024

AKU (tidak) BAIK-BAIK SAJA || 071023

 Tuhan bilang "pikul-lah kuk yang ku pasang, dan kata Tuhan kuk Nya enak dan beban Nya ringan. Tapi kok rasanya berat Tuhan? Apa sebanyak itu yang Tuhan ingin runtuhin dari aku? Sampe semuanya rasanya tidak nyaman? Apa udah senyaman itu aku sama sesuatu yang sebenarnya Tuhan pengen rontokin dari hidupku? Tuhan mau bawa aku kemana sih? Prosesnya gini banget ya Tuhan?

Rasanya pengen nyerah, tapi ga mau lepas dari proses Nya Tuhan. Aku hanya mau menang sendiri aja yah?? Mau enaknya aja, tapi ga mau pikul salib. Ga mau masuk pertandingan, tapi mau terima piala dan menang. Maaf Tuhan...


Tapi.. aku bilang aku capek banget, tapi nyatanya badanku kayaknya kuat-kuat aja. Aku lihat orang disekitar ku pada batuk, flu, tapi hebat Nya Tuhan, aku ga kenapa-napa diantara jadwal yang kupikir udah riweuh betul, yang kupikir aku bakal tumbang, tapi aku ga kenapa-kenapa sih Tuhan. Jadi, yang capek mungkin hati ku ya Tuhan? Aku terlalu pake perasaan ya Tuhan? Apa aku terlalu ngandelin kekuatanku? Pikiranku? Logikaku? 


Padahal, Tuhan saat ini emang sengaja kasih kerjaan yang santai ya Tuhan? Supaya aku bisa ngerjain banyak hal untuk keluargaku? Jadi gapapa bangun nya harus lebih subuh, tidur nya harus lebih malam karna tenaga nya masih ada? Ga terlalu ke-porsir walaupun siang kerja juga? Siang kerja, tapi tenaganya bisa disimpan untuk pagi dan malamnya? Siang memang harus kerja supaya aku bisa dapat penghasilan juga buat memberkati keluargaku? Untuk kebutuhan ku juga?


Tuhan baik banget sih samaku? Plis Tuhan jangan nyerah sama aku yah? Tuhan tolong kasih aku pengertian ya sama pola Nya Tuhan di hidupku ini. Walaupun mungkin ga bisa paham semua, tapi supaya aku makin jatuh cinta sama caraNya Tuhan. Tuhan tolong bantu aku yah.. supaya ga nyerah. Supaya aku bisa bersukacita terus seperti yang Tuhan mau. Tuhan makasih juga udah ngasih alasan untuk senyum tiap hari, kadang sampe ketawa malah..makasih ❤️

Kontemplasi || surrender || 160124

 Sekalipun ada pilihan yang Tuhan beri, 

Akupun tak tau apa pilihan yang terbaik bagiku

Terlalu luas dan terlalu besar hidupku ini untuk bisa kupahami

Rasanya aku takut meminta pada Tuhan untuk satu pilihan

Karna aku ga tau ujung nya bagaimana

Tuhan aku mau berserah aja sama Tuhan

Tapi berserah untuk hal yang ga ku pahami juga rasanya melelahkan.

Tuhan tolong beri aku hikmat dan pengertian

Setidaknya untuk ngerti arah yang Tuhan mau

Ajar aku percaya kepada Tuhan seperti bagaimana yang Tuhan mau.

Supaya apapun yang kulakukan bisa menyenangkan Tuhan.

Karna aku punya alasan dan motivasi yang benar untuk melakukan sesuatu.

Saat aku yakin sama apa yang aku lakukan, pasti itu bisa memberkati orang lain

Hidup tanpa keragu-raguan 


Masterpiece

 Dulu aku suka heran lihat orang yang misalnya kalo lagi ada undian berhadiah atau sejenisnya selalu dapat. Atau kita sebut saja 80% dari undian yang diikuti selalu beruntung dapat hadiah. 

Atau ada juga orang yang cerita hidupnya itu selalu bertemu dengan hal-hal kocak. Entah apapun yang di lakuin, atau apa yang di alamin, tapi pokoknya ceritanya lucu-lucu aja. Atau dipertemukan dengan orang-orang yang lucu.


Nahh..kalo aku, sepertinya hidupku selalu ditemukan dengan orang yang baik hati. Rasanya hidupku, penuh dengan kasih karunia. Banyak banget cerita hidupku, yang dipertemukan dengan orang-orang yang baik entah dari mana-mana. Contohnya aja, pernah motor yang aku bawa putus bensin pas lagi berangkat kerja. Gada orang yang dikenal, pom bensin jauh, tapi ketempat kerja pun masih lumayan jauh kalo mau dorong motor mati. Tapi, entah kenapa, masih baru dorong motor bentar, ada abang-abang tempel ban nanyain. Singkat cerita dia kasih aku bensin di botol bekas. Dia padahal bukan jual bensin. Abang-abang tempel ban dari mana tiba-tiba simpan bensin? . Udah itu, pas mau bayar, Abang nya ga mau terima, karna alasannya dia bukan jual bensin, itu aja kebetulan aja bensin itu ada disitu. Dan bensin nya juga ga penuh sebotol, paling juga setengah.


Nahh.. hal-hal kecil gini sering kali terjadi di dalam hidupku. Jadi inilah yang aku sadari yang menjadi bagian ku dan aku sangat bersyukur menyadari hal ini. Hidup yang dipenuhi oleh kemurahan Tuhan. Jadi, ga perlu lagi iri dengan orang lain yang hidupnya selalu menang undian, atau orang yang hidupnya selalu kocak, karna masing-masing hidup kita ternyata di design se demikian rupa unik dan beragam. 


Seringkali karna kita tidak menyadari hidup yang bagaimana yang di karunia-kan bagi kita, akhirnya ga bersyukur karna selalu membandingkan dengan kehidupan orang lain. Yang akhirnya membuat kita tidak bersukacita untuk banyak hal.

Jumat, 25 Oktober 2024

Aku Goyah || 291223

Aku goyah..

Karna Sedikit saja, hanya sebentar saja

Lalu seolah lenyap dari apa yang selama ini kuanggap sudah kokoh

Mungkin aku lelah, tapi enggan mengaku lemah

Berusaha bangkit setiap waktu, walau nyatanya tak mudah

"Setiap waktu" itu ternyata tak sedikit, setiap menit punya lukanya sendiri yang mesti sembuh

Mencoba berjuang, bertahan walau tertatih

Sampai satu titik Kupikir aku akan hancur dalam rapuh

Nyatanya sampai detik ini masih utuh


Tak apa jika mereka menyerah dan berhenti

Atau jika akhirnya tak ada lagi teman berbagi

Cukuplah bagiku KasihMu Tuhan yang abadi

Yang kelak membentukku tegak berdiri

Walau banyak hal yang tidak ku mengerti

Mungkin juga akan lebih banyak air mata yang akan berurai 

Namun satu yang masih ku 

yakini sampai hari ini 

Takkan sebanding dengan apa yang akan kuterima nanti


Tak ada yang salah, dan tak ada yang layak disalahkan

Semuanya hanya proses dalam hidup kalau kita mau yakin

Karna jadi "Manusia" tak hanya sebatas badan

Akhirnya jadi apa yang Tuhan mau, itulah yang menjadi tujuan

Karna nyatanya begitulah kita itu diciptakan

Hidup, bersukacita dalam damai sejahtera,dan bagi Nya adalah kemuliaan


24 Desember 2023

 Beberapa hari yang lalu aku menyadari masih banyak jadwal pembacaan Alkitab ku yang masih ketinggalan. Dari target pembacaan berurut dari kitab kejadian - wahyu selesai setahun, masih tersisa banyak. Bahkan pembacaan ku yang sempat ke skip di awal tahun masih tersisa di Raja-raja dan Tawarikh yang belom selesai. walaupun udah sering ku cicil sedikit demi sedikit. ditambah lagi jadwal baca yang sedang berjalan belakangan ini juga banyak yang keteteran. Masih tetap baca Firman setiap hari, tapi tidak lagi memenuhi 3/4 pasal setiap hari seperti yang sudah aku komitment kan diawal tahun. 


Setelah menyadari banyaknya pembacaan yang masih ketinggalan, sementara tahun ini akan berakhir dalam hitungan belasan hari saja, lalu aku mulai berdoa sama Tuhan; "Tuhan tolong bantu aku menyelesaikan jadwal pembacaan yang udah aku komitment kan di awal, bukan hanya memenuhi jadwal, tapi juga bantu aku bertanggung jawab sama apa yang udah aku mulai dan aku komitment kan , karna aku rindu mengalami pertumbuhan terus di dalam Tuhan. Dalam Nama Tuhan Yesus Amin "


Dan aku mulai membaca lagi yang menyelesaikan apa yang tertinggal. Jadi dalam sehari kadang bisa baca sampai 10 pasal bahkan lebih karna memang banyak juga waktu luang yang aku punya belakangan ini. Dan luar biasanya, 10 pasal itu rasanya mengalir saja, tanpa beban apapun, dan aku sangat menikmati waktu-waktu pembacaan itu, Sampai akhirnya 3 hari lalu aku menyelesaikan seluruh pembacaan yang tertinggal, dan melanjutkan pembacaan setiap hari. 


Lalu aku mulai menyadari bahwa Tuhan membantu aku untuk mengenal Dia lebih lagi. Tuhan membantu aku untuk mengasihi Dia, mencintai Dia melalui pembacaan ini. Ada yang lucu dan sedikit menggelitik bagiku dari pengalaman ini. 


Kalau hubungan antara manusia kan seringkali kita mendengar perkataan yang seperti ini... "Harusnya kamu ngerti aku dong...". Atau "kalau aku udah melakukan atau mengatakan ini dan itu, harusnya kamu paham dong arahnya kemana, kamu sayang aku ga sih"?. Dan pernyataan-pernyataan lain serupa itu yang menuntut HARUS mengerti cara mencintai alih-alih diberi tau bagaimana caranya untuk mencintai. ( Jadi jika masih memiliki pola pikir seperti ini, atau sering ngucapin hal-hal serupa, maka berhentilah! Karena karakter Kristus tidaklah seperti itu)


Tapi cara Tuhan berbeda, ketika kita punya keinginan atau kerinduan untuk mencintai Dia, alih-alih Tuhan menuntut kita harus mengerti caranya untuk mencintai Nya, tapi Tuhan mengajarkan kita, menuntun kita bahkan Tuhan itu ga pernah nyerah atau berhenti membawa kita untuk semakin mengasihi Dia. padahal, sebenarnya kita lah yang di untungkan jika kita mengasihi Tuhan dengan benar. 

Resolusi | kontemplasi - 020124

 Terimakasih Tuhan untuk setahun penuh dengan melihat kebaikan Tuhan,keajaiban Tuhan, pertolongan Tuhan, kemurahan dan kasih sayang Tuhan. Terimakasih untuk waktu-waktu sulit yang mengajarkan aku artinya berserah , arti nya kasih sayang, arti ketulusan, arti pengorbanan, arti keikhlasan. Dalam banyak kejadian, Tuhan menunjukkan kasih sayang Tuhan yang aku bahkan ga ngerti menggambarkan nya dengan kata-kata. Terimakasih Tuhan untuk orang-orang yang Tuhan kasih di sekitarku, menjadi caranya Tuhan untuk memberkati aku, makasih Tuhan untuk kakak pembimbing rohaniku, Tuhan terimakasihhh...... Melalui semua yang Tuhan beri, Aku merasa menjadi anak bungsu nya Tuhan yang masih di timang-timang sampai umur segini.


Terimakasih diriku, untuk semua apa yang kau putuskan sedari awal, terimakasih untuk ketetapan hatimu, terimakasih untuk kerja kerasmu, terimakasih untuk terus mau berjuang walaupun kadang yang kau punya hanya harapan dan janji-janji Tuhan. Tetaplah berjuang dalam iman percayamu pada Tuhan Yesus, ada upah untuk segala jerih payah mu. Kamu hebat, kamu kuat, kamu dikasihi, kamu berharga, kamu tidak terbatas, kamu lebih dari apa yang kamu bayangkan. Tetaplah setia, Jangan lupa untuk tetap menyayangi dirimu sendiri, memberi jeda untuk hal-hal yang menarik mu terlalu jauh dari hal yang benar, yang mencuri damai sejahtera mu. Kau bisa berkata tidak untuk segala hal yang tidak benar. Kau punya kekuatan untuk melakukan itu. Mari terus belajar menjaga hati, untuk hal yang ga bisa kau pahami, dan yang ga bisa diterima akal, mari tanya Tuhan terus yang udah pasti punya jawabannya. Mari kita bergerak lagi, melakukan petualangan lebih banyak lagi, mengalami pertumbuhan rohani, dan mengalami dan menikmati setiap proses pertumbuhan itu sendiri. Tidak mengapa menangis, tidak mengapa jika harus menjerit, aku akan terus memelukmu, disaat sulit dan lemah yang kau punya. Yokk..kita berjuang lagi. 


Terimakasih untuk kalian orang-orang yang terus dipakai Tuhan untuk menyatakan pekerjaan Nya. Terimakasih untuk perhatian, terimakasih untuk bantuan, terimakasih untuk kasih sayang, terimakasih bahkan untuk pelukan yang terhangat sepanjang tahun ini, terimakasih udah menjadi rumah bagiku, yang selalu terbuka untuk segala keluh kesah ku yang kutau kadang itu melelahkan bagimu. Terimakasih mau mendengarkan, terimakasih untuk semua hal manis yang boleh ku nikmati sepanjang tahun, kalian luar biasa, izinkan aku  dan ceritaku menjadi bagian dari pengalaman rohani kalian di dalam Tuhan. kak ren.. terimakasih 

Hold on - 030224

 Ada waktunya kisah kita ditakdirkan memang untuk ditelan sendiri. 

Tak peduli seberapa menarik, atau seberapa nyeseknya kisahmu itu bagimu.

Karna kadang kala yang kau pikir menarik, belum tentu menarik bagi orang lain. 

Atau, 

kalau kau pikir dengan menceritakannya kepada orang lain membuatmu lebih ringan,

Kadang kala dengan orang yang tak tepat, nyesek mu berubah menjadi sesuatu yang lebih buruk lagi.


Belajarlah dari nya

Belajar mengelolanya sendiri, belajar untuk kemudian berdamai dengannya.

Jika waktunya tiba, kau sudah lebih siap dengan berbagai kemungkinan yang ada

Entah pun kisahmu diremehkan, atau tak dianggap, atau kau dianggap terlalu cengeng untuk masalahmu, tapi setidaknya kau sudah selesai dengan itu. 

Kau sudah berdamai dengannya. 

Dan kejadian berulang akan membuatmu semakin terlatih

Terlatih menghadapai rasa sakit

Terlatih mengelola emosi 

Terlatih bertindak

Terlatih mencari jalan keluarnya

Terlatih memilih orang yang tepat, dan waktu yang tepat untuk berbagi kisahmu

Tapi pastikan, kau sedang tidak terlatih menormalisasi rasa sakit lalu lupa mencari obat penawarnya


Kau kuat, kau hebat, kau tangguh, kau sedang diproses ❤️❤️


Being present

 Media sosial akan terus menawarkan update terbaru

Setiap orang berlomba-lomba menyumbangkan sesuatu dari dirinya

Entah itu lucu, entah itu tragis, bengis atau bahkan bego

Mencoba menjadi yang "Ter" diatas yang lain

Manusia lupa segala sesuatu ada batasnya

Aneh nya, para penonton terus merasa tak puas atas apa yang dilihatnya hari detik ini

Scroll...scroll ga sadar apa yang dicari nya

Mencari resep, tapi tak lagi pernah punya waktu untuk di praktekan

Mencari tutorial, tapi hanya sekedar baca

Kehilangan waktu untuk mengaktualisasi apa yang udah didapat

Mulai lupa bahwa yang disebut ter-update tak akan bisa dikejar

Yang ada akhirnya kehilangan waktu kehadiran yang sesungguhnya 

Kehabisan waktu untuk menikmati apa yang disebut dengan "saat ini"

Sampai akhirnya disebut masa lalu

Menjaga hati

 Hatiku terluka, tapi aku sadar ..

semua tidaklah dibawah kendaliku

Tugasku hanya menjaga hatiku

Memposisikan ke posisi yang seharusnya

Begitu seterusnya sampai benar-benar presisi

Menjaga satu hati  saja melelahkan

Yasudahlah biarkan saja dulu

Izinkan waktu bekerja dengan caranya

Mungkin dia bisa memulihkan

Atau memudarkan apa yang hari ini menyakiti


Terlalu sia-sia rasanya satu hari berjalan dalam rasa sakit

Bahkan sedetik dengan kebencian

Jangan biarkan dirimu terhisap dalam permainan dunia ini