Kadang kala yang menentukan kita menjadi Helper atau maker bukanlah kesempatan. Melainkan keputusan kita sendiri.
Bukan tinggi rendahnya jabatan kita, tapi cara kita memandang siapa diri kita.
Bukan bagaimana caranya melindungi diri, tapi bagaimana memperbesar kapasitas .
Seorang Helper akan bertindak ketika dia "mau" melakukannya. Atau ketika dia diperintah
Tapi maker akan bergerak, setiap ada kesempatan.
Seorang Helper akan melemparkan "resiko" kepada orang lain, dengan dalih hanya membantu.
Seorang maker bahkan mau menanggung resiko Helper, karna dia tau "resiko" itu penting
Seorang Helper akan selalu berada dalam titik nyaman.
Seorang maker bahkan harus menerobos situasi yg tak pernah dibayangkan.
Ketika keberhasilan datang, Helper hanya akan berdiri dan melihat. Tapi maker akan menerima semua ucapan selamat, lalu pulang dengan rasa penuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar